RX KING CHAMBER
Paket korek Ardian 99 special 2tak
Kabar baik bagi seluruh member IBLJ khususnya pecinta 2 tak, Ardian 99 Putra Kembar yang selalu fokus, dikenal dan disegani di segala lintasan, baik di arena liaran maupun resmi (drag bike) kini menawarkan kepada seluruh rekan-rekan untuk bergabung membuat motor 2 tak kesayangan anda pada bengkel Ardian 99 Putra Kembar....Korekan mesin dapat di sesuaikan dengan dana yang teman-teman miliki jadi ga perlu kawatir untuk mendatangi langsung workshopnya
Ardian 99 Putra Kembar menawarkan paketnya melalui negosiasi agar lebih pas dan sesuai keinginan konsumen...so untuk kali ini I B L J tidak menuliskan paket korekannya secar rinci,
berikut adalah penawaran paket korek bengkel Ardian 99 Putra Kembar yang di buka sesacara umum
Spek yang dapat di kerjakan :
- Liaran (Standaran, Bebasan)
- Resmi (Drag Bike 201m) :
Kelas Bebek Tune Up
Sport Tune-Up
Frame Standard
RX-King Chamber
Motor :
Ninja 150 2T, RX-King, RXS, RXK, RXZ, Satria 120 2T, F1ZR, 125z, Nova Dash, dan lain sebagainya.
Recomendasi Prestasi Bengkel Ardian 99 Putra Kembar di arena resmi :
- Juara I dragbike kelas RxKing chamber (bsd, lampung, dll) .. ada ulasannya juga di motorplus.. bisa dilihat di web motorplus dgn keyword "Ardian 99"
- Jawara kelas bebek 2T Tune Up s.d 130cc (Kejurnas Djarum, Achilles, CST drag Senayan dan Suzuki drag tigaraksa)
- Jawara kelas Ninja Frame Std. dan masi banyak lagi
Udah ga sabaran kan pengen korek motornya biar kenceng langsung aja Hubungi nomer yang ada di bawah ini :
CP : Ukri
PIN : 29F063EC
HP : 087808560058
Alamat : Jelupang (Belakang BINUS International School BSD), via jalan tembus ke Vila Melati Mas
anda pemirsa ke
Sabtu, 27 Februari 2016
Kisah cinta anak motor
KISAH CINTA SEORANG DRAG BIKE
hiuftt,, andai aja cinta selalu dapat diandalkan,, heheheeee... Jagan kayak kisah admin ini nih,, hahaa... ribet mah kalo gue ,, :-D
Kisah cinta ini diawali dengan narasi, “hari yang indah, matahari bersinar cerah, dan bunga-bunga seperti menyapa…”.
Namun sebenarnya sebuah kencan yang ideal selalu terdiri dari 5 fase ini:
1. Janjian
Pasangan berjanji untuk bertemu di suatu tempat, baik sendiri-sendiri ataupun salah satu menjemput yang lain.
Cowoknya masih di jalan.
Ceweknya udah nyampe.
Ekspresi cewek saat melihat cowoknya datang.
2. Bunga. Biasanya disiapkan cowok untuk ceweknya, tapi bisa juga sebaliknya.
Cowok siapkan bunga di bagasi motornya.
3. Kejutan
Setelah janjian di suatu tempat, bukan berarti nge-date-nya di situ juga. Bisa aja dibawa ke tempat lain.
Aku tutup mata kamu dulu ya.
Tempatnya romantis banget, babe!
4. Dinner
Ini akan menjadi malam paling romantis buat kita.
5. Ungkapan yang jujur dari hati yang terdalam di tempat-tempat romantis.
Dengan sedikit kreatifitas, bilang “I Love You” nggak harus jadi kacangan!
Romantis kan, sama-sama anak motor sih!
Semua orang yang sedang kasmaran, pasti akan dengan mudah nyambung dengan video ini, dan di akhir cerita anda akan tahu kalau untuk menjadi romantis, tidak diperlukan sesuatu yang muluk-muluk.. Hanya cinta semata.
hiuftt,, andai aja cinta selalu dapat diandalkan,, heheheeee... Jagan kayak kisah admin ini nih,, hahaa... ribet mah kalo gue ,, :-D
Kisah cinta ini diawali dengan narasi, “hari yang indah, matahari bersinar cerah, dan bunga-bunga seperti menyapa…”.
Namun sebenarnya sebuah kencan yang ideal selalu terdiri dari 5 fase ini:
1. Janjian
Pasangan berjanji untuk bertemu di suatu tempat, baik sendiri-sendiri ataupun salah satu menjemput yang lain.
Cowoknya masih di jalan.
Ceweknya udah nyampe.
Ekspresi cewek saat melihat cowoknya datang.
2. Bunga. Biasanya disiapkan cowok untuk ceweknya, tapi bisa juga sebaliknya.
Cowok siapkan bunga di bagasi motornya.
3. Kejutan
Setelah janjian di suatu tempat, bukan berarti nge-date-nya di situ juga. Bisa aja dibawa ke tempat lain.
Aku tutup mata kamu dulu ya.
Tempatnya romantis banget, babe!
4. Dinner
Ini akan menjadi malam paling romantis buat kita.
5. Ungkapan yang jujur dari hati yang terdalam di tempat-tempat romantis.
Dengan sedikit kreatifitas, bilang “I Love You” nggak harus jadi kacangan!
Romantis kan, sama-sama anak motor sih!
Semua orang yang sedang kasmaran, pasti akan dengan mudah nyambung dengan video ini, dan di akhir cerita anda akan tahu kalau untuk menjadi romantis, tidak diperlukan sesuatu yang muluk-muluk.. Hanya cinta semata.
ninja 150 std
NINJA 150R 42 Hp DENGAN KARBURATOR & PENGAPIAN STANDARD
NINJA 150R 42 Hp DENGAN KARBURATOR & PENGAPIAN STANDARD
13 Votes
Meskipun dalam kondisi Standardnya Saja,, Motor yang Barunya dapat di Tebus dengan hepeng Rp 25jt-an ini sudah lumayan GARANG Putaran Atas Mesinnya.. Namun tidak serta merta memuaskan Hati Penggunanya,, khususnya yang Hobi Adu cepat di arena “Karapan”..
Seperti Halnya Motor yang Kelihatannya biasa satu ini..
Ternyata di balik Kap Mesinnya tersimpan tenaga yang Lumayan Dasyatt,, Karena Sudah Meningkat Hampir 2 x lipat dari Standardnya # 23 – 27 Hp ON THE WHEEL #..
Yaitu Tercatat di Mesin Dyno POwer Maximalnya 42,1 Hp @ 11.900 RPM dengan Torsi Maksimal 25,88 NpM @ 11.300 RpM..
Hadeghh,, Koyo opo Rasane Motor iki #Abaikan saja.. :-D :D #
Namun Sangat Di sayangkan Si Empunya Motor “ENGGAN” Memberikan Informasi yang lebih Detail tentang Modifikasi Mesin yang di lakukan Hingga Mencapai Power Maksimal 42 Hp tersebut,, hal tersebut bisa Saya Maklumi Karena Motor Ini merupakan Maskot Bengkel yang biasa Turun di “Arena Karapan” dan telah Melalui Masa Riset yang Lumayan Ribet..
Melalui Jejaring sosial Facebook Saya dapat Informasi dari Yang Bersangkutan bila Motor ini Biasa turun di Kelas Rangka Standard dengan Karburator serta Perangkat Pengapian Standard pula,, sedang Kunci Pendongkrak Powernya Berasal dari Modifikasi area pembakaran (porting & polish) serta setingan Knalpot Racikannya sendiri di ikuti Jetting Karburator..
*Wuihh,,, Gimana ya kalo Karburator dan Pengapiannya sudah Mengaplikasi PRODUK RACING ??!! Mau Naik jadi Berapa Powernya….. :shock: :shock:
PISS..
NINJA 150R 42 Hp DENGAN KARBURATOR & PENGAPIAN STANDARD
13 Votes
Meskipun dalam kondisi Standardnya Saja,, Motor yang Barunya dapat di Tebus dengan hepeng Rp 25jt-an ini sudah lumayan GARANG Putaran Atas Mesinnya.. Namun tidak serta merta memuaskan Hati Penggunanya,, khususnya yang Hobi Adu cepat di arena “Karapan”..
Seperti Halnya Motor yang Kelihatannya biasa satu ini..
Ternyata di balik Kap Mesinnya tersimpan tenaga yang Lumayan Dasyatt,, Karena Sudah Meningkat Hampir 2 x lipat dari Standardnya # 23 – 27 Hp ON THE WHEEL #..
Yaitu Tercatat di Mesin Dyno POwer Maximalnya 42,1 Hp @ 11.900 RPM dengan Torsi Maksimal 25,88 NpM @ 11.300 RpM..
Hadeghh,, Koyo opo Rasane Motor iki #Abaikan saja.. :-D :D #
Namun Sangat Di sayangkan Si Empunya Motor “ENGGAN” Memberikan Informasi yang lebih Detail tentang Modifikasi Mesin yang di lakukan Hingga Mencapai Power Maksimal 42 Hp tersebut,, hal tersebut bisa Saya Maklumi Karena Motor Ini merupakan Maskot Bengkel yang biasa Turun di “Arena Karapan” dan telah Melalui Masa Riset yang Lumayan Ribet..
Melalui Jejaring sosial Facebook Saya dapat Informasi dari Yang Bersangkutan bila Motor ini Biasa turun di Kelas Rangka Standard dengan Karburator serta Perangkat Pengapian Standard pula,, sedang Kunci Pendongkrak Powernya Berasal dari Modifikasi area pembakaran (porting & polish) serta setingan Knalpot Racikannya sendiri di ikuti Jetting Karburator..
*Wuihh,,, Gimana ya kalo Karburator dan Pengapiannya sudah Mengaplikasi PRODUK RACING ??!! Mau Naik jadi Berapa Powernya….. :shock: :shock:
PISS..
Kamis, 25 Februari 2016
cara bore up mio 350 cc
cara bore up mio 350 cc
cara bore up mio 350 cc
BORE UP 350 CC
Seiring perkembangan drag matik yang kian mewabah, maka peserta di kelas paling bergengsi FFA (Free For All) juga semakin banyak dan berani melakukan terobosan. Terlebih trend limit kapasitas CC yang kerap hadir di berbagai hajatan balap karapan antara alternatif s/d 350 cc atau s/d 400 cc.
Anyway, konteks volume silinder punya pengaruh signifikan mendongkrak tenaga kudabesi bertransmisi otomatis ini. Seperti juga keputusan strategis tim YSS RFT Riftech Racing Team Jakarta yang dikawal joki Ayip Rosidi.
“Prinsip kita yang utama ialah penciptaan volume silinder yang mendekati regulasi. Seterusnya sambil berjalan, riset dilakukan untuk mencari torehan waktu terbaik, “tutur Dony Muchtar selak manajer tim yang bermarkas di Jl. Kramat Asem Gede RT. III RW.IV No. 2 Utan Kayu, Jakarta Timur. Adapun bore-up mesin menyentuh angka 350 cc. Tergolong ekstrim juga, karena masih jarang yang beginian. Kebanyakan bermain di rentang 250 cc sampai 300 cc. Sekilas info saja, Fino milik TDR Racing sendiri yang memiliki waktu terbaik 7,4 detik (201 M) memilih safety dengan mesin kisaran 300 cc dimana spesifikasi langkah 87,9 mm dan piston 66 mm.
Kembali ke soal semula. “Nilai 350 cc tadi diperoleh dari overstroke mencapai 91 mm dan diameter piston yang 70 mm, “terang Arif Muttaqin sebagai mekanik yang juga dibackup dragster M Hambali yang masih berusia 16 tahun. Seteleh, ruang bakar jauh lebih gede dari kondisi standar (113 cc), maka secara logika dibutuhkan aliran bahan bakar yang lebih banyak. Ini mutlak hukumnya. Dalam konteks ini, diaplikasi Karburator Keihin PE 28 mm yang memang menjadi pilihan terbaik banyak tuner yang bermain di FFA.
“Venturi sedikit diperbesar dengan reamer sekitar 3 mm agar lepih optimal, “tambah Arif Muttaqin menambahkan bahwa pemakaian keenam roller seberat 12 gram. Ketika otre lakukan polling pendapat pada beberapa kiliker, mereka sepakat tidak mengadopsi karbu lebih gambot lagi dengan alasan menu lintasan yang hanya 201 meter. Jika kegedean akan semakin mengorbankan putaran bawah. Ini berisiko. Jadi lebih ekfektif dengan PE 28. Cerita seterusnya, setelah arus bahan bakar dan udara didesain dengan volume lebih padat, maka high-compretion menjadi agenda selanjutnya. Tekanan tinggi membat gas aktif yang terbakar lebih maksimal.
Perbandingan kompresi menyentuh 13 : 1 dan masih aman dari gejala knocking atau ngelitik. Terakhir, camshaft yang mengatur lalu-lintas gas aktif yang akan dikompresikan digerinda ulang hingga durasi ada pada 272 derajat pada sisi in dan exnya 280 derajat. Noken as ini bekerja menggerakkan klep gede kombinasi valve-in 36 mm dan outnya 31 mm serta lift kelp hingga 11,3 mm. Begitu jelas dari data tersebut, karakter yang ingin diciptakan lebih fokus pada upaya mendongkrak peak-performance. Hasil akhir, kudapacu Fino ini mencatat time terbaik di angka 7,6 detik di lintasan 201 meter saat event dragbike Jogjakarta beberapa waktu lalu. Tunggu saja kejutan selanjutnya. .: ogy
SPEK KOREKAN :
KARBURATOR : Keihin PE 28, MAIN JET : 140, PILOT JET : 48, KLEP : 36/31 mm, LIFT KLEP : 11,3 mm, RASIO : 19-38, ROLLER : 12 gram (6), CDI : Yamaha Fino, Knalpot : TDR Racing.
KARBURATOR : Keihin PE 28, MAIN JET : 140, PILOT JET : 48, KLEP : 36/31 mm, LIFT KLEP : 11,3 mm, RASIO : 19-38, ROLLER : 12 gram (6), CDI : Yamaha Fino, Knalpot : TDR Racing.
beat 150cc
beat 150cc
Beranda » Motor » Otomotif » Modifikasi Honda BeAT Stroke besar, bobot ringan, paling Cepat di Kelas 155 cc
Modifikasi Honda BeAT Stroke besar, bobot ringan, paling Cepat di Kelas 155 cc
Dilihat 13.378x | Tags Motor, Otomotif,
Modifikasi Honda BeAT Stroke besar, bobot ringan, paling Cepat di Kelas 155 cc Februari 2016
Dimodifikasi drag bike menggunakan velg TDR terbaru, motor Standar Honda Beat overstroke membuat tenaganya jadi ngacir dari awal tarik selongsong gas. Tenaga ini tetap dijaga karakternya. Malah diusahakan lebih panjang jangkauannya, untuk memperkuat basis bawaan Beat.
Alasan Tomo Speed Shop (TSS) memilih Honda Beat diadu di Matik Tune-Up s/d 155 cc. Selain stroke besar, motor ini sangat ringan, standarnya aja cuma 89 kg.
TSS kali ini tidak mengorder mesin ke Thailand seperti kebiasannya. Kan tersedia pin stroke yang tinggal pasang. Pen atau pin kruk-as yang otomatis menambah langkah torak ini, tinggal dijangkau dari belakang kursi duduk Tomo di bengkelnya. Ini barang sudah diperjual belikan di rumah modifikasi mesin matik, termasuk di TSS tadi. Yaaaah, masih buatan Thailand juga, tapi sekarang sudah banyak ditiru lokalan.
Cara pasang pin stroke ini tinggal ganti yang aslinya. Pin stroke yang dipilih adalah 1,5 mm. Jadinya stroke 56.5 mm dari standar Beat 55 mm. Kalau stroke bertambah ya kapasitas juga naik. Tapi itu kan baru stroke alias belum bisa mengejar kelas yang diikuti.
Diameternya tetap bertahan dengan silinder Beat, namun sumur silindernya dimelar. Melarnya bukan dibakar, tapi ke tukang korter mesin untuk dibore-up jadi diameter 56.6 mm. “Diameter silinder ini mengikuti lingkaran piston LHK yang HI Speed 56.5 mm,” jelas Tomo sembari mempromosikan piston LHK yang tinggal pakai. Coakan payung klepnya sudah tersedia dengan rapi jali pada piston ini. Juga sudah terbukti ampuh menahan gebukan kompresi.
“Power rata sejak start. Nggak repot bawanya,” kata Cendy Gerry, salah satu joki TSS yang juara di seri 3 Pertamian Drag Bike di Tasikmalaya dengan time 8.055 detik.
Data Modifikasi
Kompresi : 12:1
Klep : Honda Sonic
Diameter klep : 28/24
Per klep : Jepang
Celah klep : 0,10-0,15 mm
Karburator : Keihin PE 28
Selongsong gas : Yamaha TZM
Kenalpot : TSS
Leher knalpot : Mr. Cha Thailand
Busi : Denso
CDI : BRT
Sokbreker : YSS
Cakram depan : NUI
Velg : TDR Racing 120 (depan) 140 (belakang)
Sasis : Custom
Roller : 8 gram (LHK)
Per kopling : 1.500 rpm
Puli : Custom (Kemiringannya diubah)
Kapasitas oli : Mesin 500 cc, transmisi 50 cc
Modifikasi Honda BeAT Stroke besar, bobot ringan, paling Cepat di Kelas 155 cc
Dilihat 13.378x | Tags Motor, Otomotif,
Modifikasi Honda BeAT Stroke besar, bobot ringan, paling Cepat di Kelas 155 cc Februari 2016
Dimodifikasi drag bike menggunakan velg TDR terbaru, motor Standar Honda Beat overstroke membuat tenaganya jadi ngacir dari awal tarik selongsong gas. Tenaga ini tetap dijaga karakternya. Malah diusahakan lebih panjang jangkauannya, untuk memperkuat basis bawaan Beat.
Alasan Tomo Speed Shop (TSS) memilih Honda Beat diadu di Matik Tune-Up s/d 155 cc. Selain stroke besar, motor ini sangat ringan, standarnya aja cuma 89 kg.
TSS kali ini tidak mengorder mesin ke Thailand seperti kebiasannya. Kan tersedia pin stroke yang tinggal pasang. Pen atau pin kruk-as yang otomatis menambah langkah torak ini, tinggal dijangkau dari belakang kursi duduk Tomo di bengkelnya. Ini barang sudah diperjual belikan di rumah modifikasi mesin matik, termasuk di TSS tadi. Yaaaah, masih buatan Thailand juga, tapi sekarang sudah banyak ditiru lokalan.
Cara pasang pin stroke ini tinggal ganti yang aslinya. Pin stroke yang dipilih adalah 1,5 mm. Jadinya stroke 56.5 mm dari standar Beat 55 mm. Kalau stroke bertambah ya kapasitas juga naik. Tapi itu kan baru stroke alias belum bisa mengejar kelas yang diikuti.
Diameternya tetap bertahan dengan silinder Beat, namun sumur silindernya dimelar. Melarnya bukan dibakar, tapi ke tukang korter mesin untuk dibore-up jadi diameter 56.6 mm. “Diameter silinder ini mengikuti lingkaran piston LHK yang HI Speed 56.5 mm,” jelas Tomo sembari mempromosikan piston LHK yang tinggal pakai. Coakan payung klepnya sudah tersedia dengan rapi jali pada piston ini. Juga sudah terbukti ampuh menahan gebukan kompresi.
“Power rata sejak start. Nggak repot bawanya,” kata Cendy Gerry, salah satu joki TSS yang juara di seri 3 Pertamian Drag Bike di Tasikmalaya dengan time 8.055 detik.
Data Modifikasi
Kompresi : 12:1
Klep : Honda Sonic
Diameter klep : 28/24
Per klep : Jepang
Celah klep : 0,10-0,15 mm
Karburator : Keihin PE 28
Selongsong gas : Yamaha TZM
Kenalpot : TSS
Leher knalpot : Mr. Cha Thailand
Busi : Denso
CDI : BRT
Sokbreker : YSS
Cakram depan : NUI
Velg : TDR Racing 120 (depan) 140 (belakang)
Sasis : Custom
Roller : 8 gram (LHK)
Per kopling : 1.500 rpm
Puli : Custom (Kemiringannya diubah)
Kapasitas oli : Mesin 500 cc, transmisi 50 cc
Langganan:
Postingan (Atom)